Merasakan Sensasi Padang Pasir Klasik Eksotis di Pulau Bintan
0 menit baca
![]() |
| Merasakan sensasi padang pasir klasik eksotis di Pulau Bintan. Arsip Foto: © Yusnadi Nazar |
Catatan Visual - Gurun Pasir Busung di Pulau Bintan, menjadi salah satu destinasi yang menghadirkan sensasi padang pasir berbeda di tengah pesona bahari Bintan.
Di lokasi ini, pengunjung dapat merasakan sensasi padang pasir ala Timur Tengah dan Afrika tanpa harus meninggalkan Pulau Bintan.
Sensasi padang pasir Timur Tengah, hamparan pasir kecokelatan membentang luas dan lanskap eksotis ini, semakin populer sebagai spot yang fotogenik.
Banyak pengunjung lokal, wisatawan mancanegara dan juru foto, menyebutnya sebagai “mini Sahara” yang berada di Desa Busung, Pulau Bintan.
Area ini awalnya merupakan lokasi pertambangan pasir. Setelah aktivitas tambang berhenti, permukaan tanah membentuk gundukan-gundukan alami.
Selain tekstur pasir yang halus, keberadaan beberapa danau berwarna biru di sekitar gurun pasir menjadi daya tarik visual tersendiri.
Kontras warna pasir kecokelatan dengan birunya air menciptakan panorama yang menawan, terutama bagi juru foto yang mencari latar fotogenik.
Spot Instagramable dengan Sensasi Padang Pasir Timur Tengah
![]() |
| Gurun pasir Busung, spot foto favorit dengan latar Timur Tengah. Arsip Foto: © Yusnadi Nazar |
Fara, salah seorang juru foto di Pulau Bintan, menyebut Gurun Pasir Busung Pulau Bintan ini, sebagai lokasi pemotretan yang sangat instagramable.
“Hamparan pasir dan bukit-bukit kecil memberikan kesan dan sensasi padang pasir Timur Tengah. Suasananya klasik dan eksotis,” katanya.
Fara menjelaskan, meski bukan gurun pasir alami, pola bukit dan lembah yang terbentuk secara alami, menambah estetika tempat ini.
Selain itu, perpaduan langit cerah, warna danau yang biru jernih, mempertegas keelokan dan pesona lanskap gurun pasir di Pulau Bintan ini.
Menurutnya, banyak pasangan memilih lokasi ini sebagai tempat foto prewedding atau after wedding berkonsep romantis dan eksotis.
“Hasil fotonya seperti berada di gurun pasir yang luas. Sensasi padang pasir terasa. Sangat berbeda dari lokasi prewedding pada umumnya,” katanya.
Fara merekomendasikan waktu pemotretan terbaik saat matahari terbit atau menjelang senja. Sebab cahaya menciptakan bayangan dramatis di atas pasir.
Fara mengajak, bagi yang ingin sekadar merasakan sensasi alam Timur Tengah, silahkan datang ke Gurun Pasir Busung, Pulau Bintan.
Pengunjung dipersilahkan datang pada pagi atau sore hari untuk menghindari terik. Gunakan pakaian nyaman, topi, dan kacamata hitam.
Selain itu, siapkan kamera dengan fitur memadai atau tripod jika diperlukan. Tetap menjaga kebersihan lokasi, meskipun merupakan bekas area tambang.
Akses Strategis antara Tanjungpinang dan Bintan
![]() |
| Lokasi gurun pasir Busung yang strategis. Arsip Foto: © Albet Dzikri |
Albet Dzikri, wisatawan lokal sekaligus konten kreator Tanjungpinang, menilai lokasi Gurun Pasir Busung cukup strategis.
Gurun Pasir Busung Pulau Bintan ini berada di jalur utama. Di antara Kota Tanjungpinang dan kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan.
“Dari kedua arah, waktu tempuhnya sekitar 30 sampai 60 menit. Tempatnya mudah ditemukan,” jelasnya.
Albet menyebut gurun pasir ini memiliki banyak sudut menarik mulai dari jalur pasir yang panjang dan gundukan bergelombang.
"Suasana klasik dan sensasi padang pasir Timur Tengah ini sangat cocok untuk konten media sosial," katanya.
Menurut Albet, pengunjung yang datang pada pagi hari akan mendapatkan suhu yang lebih sejuk. Jika sore hari, suasana akan berubah sedikit panas.
Di lokasi ini, lanjut Albet, pengelola juga menyediakan sejumlah aktivitas, seperti penyewaan ATV, panahan, berkuda dan foto bersama burung elang
“Bagi yang ingin merasakan sensasi padang pasir ala Timur Tengah, datang saja ke Gurun Pasir Busung. Tempatnya eksotis dan banyak spot menarik,” ajaknya. (*)
Penulis: Hal Maliq Hanifa



